Kamis, 12 April 2012

Pengertian E-COMMERCE

Nama: Brian.Sandy.Pramushy
Kelas: 20.1.A
NIM: 20110090

Perdagangan elektronik ( e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, ataujaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.


E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.


Istilah “perdagangan elektronik” telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.


Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat “perdagangan web” — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.


Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.




Manfaat E-Commerce :

· Revenue stream baru · Market exposure, melebarkan jangkauan · Menurunkan biaya · Memperpendek waktu product cycle · Meningkatkan customer loyality · Meningkatkan value chainFaktor kunci sukses dalam e-commerce
  • Menyediakan harga kompetitif 
  • Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah. 
  • Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas. 
  • Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. 
  • Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian. 
  • Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain. 
  • Mempermudah kegiatan perdagangan 

Masalah e-commerce :

Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
  • Aplikasi bisnis
  • E-mail dan Messaging 
  • Content Management Systems 
  • Dokumen, spreadsheet, database 
  • Akunting dan sistem keuangan 
  • Informasi pengiriman dan pemesanan 
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise 
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional 
  • Newsgroup 
  • On-line Shopping 
  • Conferencing 
  • Online Banking

Tidak ada komentar:

Posting Komentar